BAHAN KHUTBAH JUM’AH, 25 OKTOBER 2013 DI MASJID IBNU SINA JL,VETERAN MALANG ( DEKAT KAMPUS UNBRAW)

 

إِنَّالْحَمْدَلِلَّهِنَحْمَدُهُوَنَسْتَعِيْنُهُوَنَسْتَغْفِرُهْوَنَعُوذُبِاللهِمِنْشُرُوْرِأَنْفُسِنَاوَمِنْسَيِّئَاتِأَعْمَالِنَا،مَنْيَهْدِاللهُفَلاَمُضِلَّلَهُوَمَنْيُضْلِلْفَلاَهَادِيَلَهُ.

أَشْهَدُأَنْلاَإِلَهَإِلاَّاللهوَأَشْهَدُأَنَّمُحَمَّدًاعَبْدُهُوَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّصَلِّوَسَلِّمْوَبَارِكْعَلَىمُحَمَّدٍوَعَلَىآلِهِوَصَحْبِهِوَمَنِاهْتَدَىبِهُدَاهُإِلَىيَوْمِالْقِيَامَةِ.    Gambar          

يَاأَيُّهاَالَّذِيْنَءَامَنُوااتَّقُوااللهَحَقَّتُقَاتِهِوَلاَتَمُوْتُنَّإِلاَّوَأَنتُمْمُّسْلِمُوْنَ.

يَاأَيُّهَاالنَّاسُاتَّقُوْارَبَّكُمُالَّذِيْخَلَقَكُمْمِّنْنَفْسٍوَاحِدَةٍوَخَلَقَمِنْهَازَوْجَهَاوَبَثَّمِنْهُمَارِجَالاًكَثِيْرًاوَنِسَآءًوَاتَّقُوااللهَالَّذِيْتَسَآءَلُوْنَبِهِوَاْلأَرْحَامَإِنَّاللهَكَانَعَلَيْكُمْرَقِيْبًا.

يَاأَيُّهَاالَّذِيْنَءَامَنُوااتَّقُوااللهَوَقُوْلُوْاقَوْلاًسَدِيْدًا. يُصْلِحْلَكُمْأَعْمَالَكُمْوَيَغْفِرْلَكُمْذُنُوْبَكُمْوَمَنْيُطِعِاللهَوَرَسُوْلَهُفَقَدْفَازَفَوْزًاعَظِيْمًا. أَمَّابَعْدُ؛

فَإِنْخَيْرَالْحَدِيثِكِتَابُاللهَ،وَخَيْرَالهَدْيِهَدْيُمُحَمَّدٍصَلَّىاللهعَلَيْهِوَسَلَّمَوَشَّرَالأُمُورِمُحْدَثَاتُهَاوَكُلَّمُحْدَثَةٍبِدْعَةٌوَكُلَّبِدْعَةٍضَلاَلَةٌوَكُلَّضَلاَلَةٍفِيالنَّارِ.

Hadirin jamaah Jum’at yang berbahagia!

  Pada kesempatan Jum’at ini, marilah kita merenungkan salah satu firman Allah dalam surat Al-‘Ankabut ayat 2 dan 3:

أَحَسِبَالنَّاسُأَنيُتْرَكُواأَنيَقُولُواآمَنَّاوَهُمْلَايُفْتَنُون*َوَلَقَدْفَتَنَّاالَّذِينَمِنقَبْلِهِمْفَلَيَعْلَمَنَّاللَّهُالَّذِينَصَدَقُواوَلَيَعْلَمَنَّالْكَاذِبِينَ*

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

   Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa salah satu konsekuensi pernyataan iman kita, adalah kita harus siap menghadapi ujian yang diberikan Allah Subhannahu wa Ta’ala kepada kita, untuk membuktikan sejauh mana kebenaran dan kesungguhan kita dalam menyatakan iman, apakah iman kita itu betul-betul bersumber dari keyakinan dan kemantapan hati, atau sekedar ikut-ikutan serta tidak tahu arah dan tujuan, atau pernyataan iman kita didorong oleh kepentingan sesaat, ingin mendapatkan kemenangan dan tidak mau menghadapi kesulitan seperti yang digambarkan Allah Subhannahu wa Ta’ala dalam surat Al-Ankabut ayat 10:

وَمِنَالنَّاسِمَنيَقُولُآمَنَّابِاللَّهِفَإِذَاأُوذِيَفِياللَّهِجَعَلَفِتْنَةَالنَّاسِكَعَذَابِاللَّهِوَلَئِنجَاءنَصْرٌمِّنرَّبِّكَلَيَقُولُنَّإِنَّاكُنَّامَعَكُمْأَوَلَيْسَاللَّهُبِأَعْلَمَبِمَافِيصُدُورِالْعَالَمِينَ

   Dan di antara manusia ada orang yang berkata: “Kami beriman kepada Allah”, maka apabila ia disakiti (karena ia beriman) kepada Allah, ia menganggap fitnah manusia itu sebagai azab Allah. Dan sungguh jika datang pertolongan dari Tuhanmu, mereka pasti akan berkata: “Sesungguh-nya kami adalah besertamu.” Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada semua manusia”?

Hadirin jamaah Jum’at yang berbahagia!

   Bila kita sudah menyatakan iman dan kita mengharapkan manisnya buah iman yang kita miliki yaitu Surga sebagaimana yang dijanjikan oleh Allah Subhannahu wa Ta’ala :

إِنَّالَّذِينَآمَنُواوَعَمِلُواالصَّالِحَاتِكَانَتْلَهُمْجَنَّاتُالْفِرْدَوْسِنُزُلًا

   Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shalih, bagi mereka adalah Surga Firdaus menjadi tempat tinggal. (Al-Kahfi 107).

   Maka marilah kita bersiap-siap untuk menghadapi ujian berat yang akan diberikan Allah kepada kita, dan bersabarlah kala ujian itu datang kepada kita. Allah memberikan sindiran kepada kita, yang ingin masuk Surga tanpa melewati ujian yang berat.

أَمْحَسِبْتُمْأَنتَدْخُلُواْالْجَنَّةَوَلَمَّايَأْتِكُممَّثَلُالَّذِينَخَلَوْاْمِنقَبْلِكُممَّسَّتْهُمُالْبَأْسَاءوَالضَّرَّاءوَزُلْزِلُواْحَتَّىيَقُولَالرَّسُولُوَالَّذِينَآمَنُواْمَعَهُمَتَىنَصْرُاللّهِأَلاإِنَّنَصْرَاللّهِقَرِيبٌ

   Apakah kalian mengira akan masuk Surga sedangkan belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian? Mereka ditimpa malapetaka dan keseng-saraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersama-nya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguh-nya pertolongan Allah itu amat dekat”. (Al-Baqarah 214).

   Rasulullah Shallallaahu alaihi wa salam mengisahkan betapa beratnya perjuangan orang-orang dulu dalam perjuangan mereka mempertahankan iman mereka, sebagaimana dituturkan kepada shahabat Khabbab Ibnul Arats Radhiallaahu anhu.

لَقَدْكَانَمَنْقَبْلَكُمْلَيُمْشَطُبِمِشَاطِالْحَدِيْدِمَادُوْنَعِظَامِهِمِنْلَحْمٍأَوْعَصَبٍمَايَصْرِفُهُذَلِكَعَنْدِيْنِهِوَيُوْضَعُالْمِنْشَارُعَلَىمِفْرَقِرَأْسِهِفَيَشُقُّبِاثْنَيْنِمَايَصْرِفُهُذَلِكَعَنْدِيْنِهِ. (رواهالبخاري).

… Sungguh telah terjadi kepada orang-orang sebelum kalian, ada yang di sisir dengan sisir besi (sehingga) terkelupas daging dari tulang-tulangnya, akan tetapi itu tidak memalingkannya dari agamanya, dan ada pula yang diletakkan di atas kepalanya gergaji sampai terbelah dua, namun itu tidak memalingkannya dari agamanya… (HR. Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari dengan Fathul Bari, cet. Dar Ar-Royyan, Juz 7 hal. 202).

   Cobalah kita renungkan, apa yang telah kita lakukan untuk membuktikan keimanan kita? cobaan apa yang telah kita alami dalam mempertahankan iman kita? Apa yang telah kita korbankan untuk memperjuangkan aqidah dan iman kita? Bila kita memper-hatikan perjuangan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa salam dan orang-orang terdahulu dalam mempertahankan iman mereka, dan betapa pengorbanan mereka dalam memperjuangkan iman mereka, mereka rela mengorbankan harta mereka, tenaga mereka, pikiran mereka, bahkan nyawapun mereka korbankan untuk itu. Rasanya iman kita ini belum seberapanya atau bahkan tidak ada artinya bila dibandingkan dengan iman mereka. Apakah kita tidak malu meminta balasan yang besar dari Allah sementara pengorbanan kita sedikit pun belum ada?

Hadirin sidang Jum’at yang dimuliakan Allah!

   Ujian yang diberikan oleh Allah kepada manusia adalah berbeda-beda.

   Dan ujian dari Allah bermacam-macam bentuknya, setidak-nya ada empat macam ujian yang telah dialami oleh para pendahulu kita:

   Yang pertama: Ujian yang berbentuk perintah untuk dilaksanakan, seperti perintah Allah kepada Nabi Ibrahim Alaihissalam untuk menyembelih putranya yang sangat ia cintai. Ini adalah satu perintah yang betul-betul berat dan mungkin tidak masuk akal, bagaimana seorang bapak harus menyembelih anaknya yang sangat dicintai, padahal anaknya itu tidak melakukan kesalahan apapun. Sungguh ini ujian yang sangat berat sehingga Allah sendiri mengatakan:

إِنَّهَذَالَهُوَالْبَلَاءالْمُبِينُ

   Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. (Ash-Shaffat 106).

   Yang kedua: Ujian yang berbentuk larangan untuk ditinggalkan seperti halnya yang terjadi pada Nabi Yusuf Alaihissalam yang diuji dengan seorang perempuan cantik, istri seorang pembesar di Mesir yang mengajaknya berzina, dan kesempatan itu sudah sangat terbuka, ketika keduanya sudah tinggal berdua di rumah dan si perempuan itu telah mengunci seluruh pintu rumah. Namun Nabi Yusuf Alaihissalam membuktikan kualitas imannya, ia berhasil meloloskan diri dari godaan perempuan itu, padahal sebagaimana pemuda umumnya ia mempunyai hasrat kepada wanita. Ini artinya ia telah lulus dari ujian atas imannya.

   Yang ketiga: Ujian yang berbentuk musibah seperti terkena penyakit, ditinggalkan orang yang dicintai dan sebagainya. Sebagai contoh, Nabi Ayyub Alaihissalam yang diuji oleh Allah dengan penyakit yang sangat buruk sehingga tidak ada sebesar lubang jarum pun dalam badannya yang selamat dari penyakit itu selain hatinya, seluruh hartanya telah habis tidak tersisa sedikitpun untuk biaya pengobatan penyakitnya dan untuk nafkah dirinya, seluruh kerabatnya meninggalkannya, tinggal ia dan isterinya yang setia menemaninya dan mencarikan nafkah untuknya. Musibah ini berjalan selama delapan belas tahun, sampai pada saat yang sangat sulit sekali baginya ia memelas sambil berdo’a kepada Allah:

   Dan ingatlah akan hamba Kami Ayuub ketika ia menyeru Tuhan-nya;” Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan”. (Tafsir Ibnu Katsir, Juz 4 hal. 51).

Dan ketika itu Allah memerintahkan Nabi Ayyub Alaihissalam untuk menghantamkan kakinya ke tanah, kemudian keluarlah mata air dan Allah menyuruhnya untuk meminum dari air itu, maka hilanglah seluruh penyakit yang ada di bagian dalam dan luar tubuhnya. (Tafsir Ibnu Katsir, Juz 4 hal. 52). Begitulah ujian Allah kepada NabiNya, masa delapan belas tahun ditinggalkan oleh sanak saudara merupakan perjalanan hidup yang sangat berat, namun di sini Nabi Ayub Alaihissalam membuktikan ketangguhan imannya, tidak sedikitpun ia merasa menderita dan tidak terbetik pada dirinya untuk menanggalkan imannya. Iman seperti ini jelas tidak dimiliki oleh banyak saudara kita yang tega menjual iman dan menukar aqidahnya dengan sekantong beras dan sebungkus sarimi, karena tidak tahan menghadapi kesulitan hidup yang mungkin tidak seberapa bila dibandingkan dengan apa yang dialami oleh Nabi Ayyub Alaihissalam ini.

Sidang jamaah rahima kumullah

   Yang keempat: Ujian lewat tangan orang-orang kafir dan orang-orang yang tidak menyenangi Islam. Apa yang dialami oleh Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa salam dan para sahabatnya terutama ketika masih berada di Mekkah kiranya cukup menjadi pelajaran bagi kita, betapa keimanan itu diuji dengan berbagai cobaan berat yang menuntut pengorbanan harta benda bahkan nyawa. Di antaranya apa yang dialami oleh Rasulullah  di akhir tahun ketujuh kenabian, ketika orang-orang Quraisy bersepakat untuk memutuskan hubungan apapun dengan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa salam beserta Bani Abdul Muththolib dan Bani Hasyim yang melindunginya, kecuali jika kedua suku itu bersedia menyerahkan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa salam untuk dibunuh. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa salam bersama orang-orang yang membelanya terkurung selama tiga tahun, mereka mengalami kelaparan dan penderitaan yang hebat.

   Dan masih banyak kisah-kisah lain yang menunjukkan betapa pengorbanan dan penderitaan mereka dalam perjuangan mempertahankan iman mereka. Namun penderitaan itu tidak sedikit pun mengendorkan semangat Rasulullah dan para shahabatnya untuk terus berdakwah dan menyebarkan Islam.

     “Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit, yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar, ketika mereka duduk di sekitarnya, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang Mukmin itu melainkan karena orang-orang Mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji”.

   Peristiwa seperti inipun mungkin akan terulang kembali selama dunia ini masih tegak, selama pertarungan haq dan bathil belum berakhir, sampai pada saat yang telah ditentukan oleh Allah.

   Kita berdo’a mudah-mudahan saudara-saudara kita yang gugur dalam mempertahankan aqidah dan iman mereka, dicatat sebagai para syuhada di sisi Allah. Amin. Dan semoga umat Islam yang berada di daerah lain, bisa mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa, sehingga mereka tidak lengah menghadapi orang-orang kafir dan selalu berpegang teguh kepada ajaran Allah serta selalu siap sedia untuk berkorban dalam mempertahankan dan meninggikannya, karena dengan demikianlah pertolongan Allah akan datang kepada kita, firman Allah.

يَاأَيُّهَاالَّذِينَآمَنُواإِنتَنصُرُوااللَّهَيَنصُرْكُمْوَيُثَبِّتْأَقْدَامَكُمْ

   “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (Muhammad: 7).

أَقُوْلُقَوْلِيْهَذَاوَأَسْتَغْفِرُاللهَالْعَظِيْمَلِيْوَلَكُمْ. وَاسْتَغْفِرُوْهُ،إِنَّهُهُوَالْغَفُوْرُالرَّحِيْمُ.

KHUTBAH KEDUA

اَلْحَمْدُلِلَّهِالَّذِيْكَانَبِعِبَادِهِخَبِيْرًابَصِيْرًا،تَبَارَكَالَّذِيْجَعَلَفِيالسَّمَاءِبُرُوْجًاوَجَعَلَفِيْهَاسِرَاجًاوَقَمَرًامُنِيْرًا. أَشْهَدُاَنْلاَإِلَهَإِلاَّاللهُوأََشْهَدُاَنَّمُحَمَّدًاعَبْدُهُوُرَسُولُهُالَّذِيْبَعَثَهُبِالْحَقِّبَشِيْرًاوَنَذِيْرًا،وَدَاعِيَاإِلَىالْحَقِّبِإِذْنِهِوَسِرَاجًامُنِيْرًا. اَللَّهُمَّصَلِّعَلَيْهِوَعَلَىآلِهِوَصَحْبِهِوَسَلِّمْتَسْلِيْمًاكَثِيْرًا. أَمَّابَعْدُ؛

يَاأَيُّهَاالَّذِيْنَآمَنُوااتَقُوااللهَوَلْتَنْظُرْنَفْسٌمَاقَدَّمَتْلِغَدٍوَاتَّقُوااللهَإِنَّاللهَخَبِيْرٌبِمَاتَعْمَلُوْنَ.

إِنَّعِظَمَالْجَزَاءِمَعَعِظَمِالْبَلاَءِوَإِنَّاللهَإِذَاأَحَبَّقَوْمًااِبْتَلاَهُمْ،فَمَنْرَضِيَفَلَهُالرِّضَاوَمَنْسَخِطَفَلَهُالسُّخْطُ. (رواهالترمذي،وقالهذاحديثحسنغريبمنهذاالوجه).

     Mudah-mudahan kita semua diberikan ketabahan dan kesabaran oleh Allah dalam menghadapi ujian yang akan diberikan olehNya kepada kita.  Amin.

إِنَّاللهَوَمَلاَئِكَتَهُيُصَلُّوْنَعَلَىالنَّبِيِّ،يَاأَيُّهاَالَّذِيْنَءَامَنُوْاصَلُّوْاعَلَيْهِوَسَلِّمُوْاتَسْلِيْمًا.

اَللَّهُمَّصَلِّعَلَىمُحَمَّدٍوَعَلَىآلِمُحَمَّدٍوَرَضِيَاللهُتَعَالَىعَنْكُلِّصَحَابَةِرَسُوْلِاللهِأَجْمَعِيْنَ.

رَبَّنَالاَتُزِغْقُلُوْبَنَابَعْدَإِذْهَدَيْتَنَاوَهَبْلَنَامِنلَّدُنْكَرَحْمَةًإِنَّكَأَنتَالْوَهَّابُ.

رَبَّنَاأَفْرِغْعَلَيْنَاصَبْرًاوَثَبِّتْأَقْدَامَنَاوَانْصُرْنَاعَلَىالْقَوْمِالْكَافِرِيْنَ.

اَللَّهُمَأَعِزَّاْلإِسْلاَمَوَالْمُسْلِمِيْنَ،وَأَصْلِحْوُلاَةَالْمُسْلِمِيْنَ،وَأَلِّفْبَيْنَقُلُوْبِهِمْوَأَصْلِحْذَاتَبَيْنِهِمْوَانْصُرْهُمْعَلَىعَدُوِّكَوَعَدُوِّهِمْوَوَفِّقْهُمْلِلْعَمَلِبِمَافِيْهِصَلاَحُاْلإِسْلاَمِوَالْمُسْلِمِيْنَ.

اَللَّهُمَلاَتُسَلِّطْعَلَيْنَابِذُنُوْبِنَامَنْلاَيَخَافُكَفِيْنَاوَلاَيَرْحَمُنَا.

رَبَّنَاآتِنَافِيالدُّنْيَاحَسَنَةًوَفِيالآخِرَةِحَسَنَةًوَقِنَاعَذَابَالنَّارِ.

سُبْحَانَرَبِّكَرَبِّالْعِزَّةِعَمَّايَصِفُوْنَ،وَسَلاَمٌعَلَىالْمُرْسَلِيْنَوَالْحَمْدُلِلَّهِرَبِّالْعَالَمِيْنَ.

layanan jemput Zakat, Infaq, Shodaqoh, hibah, wakaf Anda….

Ke CP.0877.5961.0020/ 0852.3496.4872 an.pak Makin_team BMH Malang.

http://www.facebook.com/bmhmalang

https://www.facebook.com/makin.udin.7

http://makinuddincom.blogspot.com/https://catatanmakinudin.wordpress.com

Team Dakwah |LAZNAS | Lembaga |AMIL |Zakat |NASIONAL|Baitul | Maal | Hidayatullah| BMH |Zakat Pilar Perubahan | Kesehatan | Pendidikan | Sosial | Ekonomi | Beasiswa Berkah |  Wakaf Alqur’an | | Wakaf Tunai Pesantren Qur’an | Layanan Jemput Zakat | hub pak Makin, HP. 0877.5961.0020/ 0852.3496.4872

 

Tentang interpreneur 2012

Curiculum Vite / Ikhtisar Riwayat Hidup Nama Lengkap : Makinuddin Nama Panggilan : Makin Alamat rumah tinggal : Jl. Gotongroyong RT04 RW02 Jetakngasri MulyoAgung-Dau- Malang Alamat KTP : Jl. KH. Hasyim Asy’ari VI/1386. RT 06 RW 05 Kauman Klojen-Malang Telp & HP : 0877.5961.0020/ 0852-3496-4872 & 0341-8441973 Nama Orang tua : Moch. Ihsan (Alm) & Siti Halimah Alamat Orang tua : RT 03 RW 01 Juwah Siman Kepung-Kediri Susunan Keluwarga : Anak ke-6 dari 7 bersaudara : 1. Moch. Ishom,MPd 2. Miftakhurrohmah : Guru SDN Catak Gayam Mojowarno-Jombang 3. Nikmatur Rofi’ah : Guru TK di Kayen Lor Papar-Kediri 4. Moch. Imron,Drs : Guru MTS Nabatul Ulum Kediri. Pedagang 5. Tsamrotul Fiqoyah : Swasta di Kediri 6. Makinuddin : - 7. Ibnu Mundzir,SS : Guru PNS MAN Godang Legi, Dosen UIN-Malang Tempat, Tanggal lahir : Kediri, 01 November 1973 Bahasa yang di kuasai : Indonesia, jawa ngoko, Arab ( Membaca, sedikit lisan dan tulisan) Agama/Suku/Warga : Islam/Jawa/Warga Negara Indonesia NPWP : 25.427.693.4-652.000 No. K.T.P /dikeluarkan : 3573.020111.73 0006/pemkot Dati II Malang Maret 2009 No. S.I.M.C /dikeluarkan : 73111.525.0909/polresta Malang Oktober 2012 No. S.I.M.A /dikeluarkan : 73111.525.0922/polresta Malang Desember 2012 No. Paspor /dikeluarkan : T-966669 / Imigrasi Malang Oktober 2009 Status Pernikahan : Menikah, ( Istri: Miftakhul Karomah,SAg ) Dengan 4 anak: 1. Alif Abd. Rohim, 13 Oktober 2002, 2. Syifa Nazzila A., 15 Agustus 2003, kelas V SD ArRohmah Sumbersekar-Dau 3. Khilfa Wajihan A., 12 September 2004, kelas III SD Alam ArRohmah Putri Dau 4. Tudhia Zia Naura, Lahir 7 Desember 2008, TK-A ArRohmah Putri Dau No. Rekening Tabungan : BCA Dinoyo : 3150753987 BMI ( Muamalat ) : 0223102477 Kendaraan yg dipakai : Suzuki smash FK110 SDK6, AG-6758 DH. Th.2006 – 2012, Kendaraan Sekarang: TVS(NEO 110) N5931JJ Kesehatan : Baik, tidak buta warna dan tidak cacat fisik. Golongan darah : - Tinggi/Berat : 164/ Pengalaman Kerja : 1. Guru Prifat : Pondok Pesantren Mahasiswa ( Pesma ) Al- Istiqomah da. Joyoraharjo Lowokwaru Malang. Mata pelajaran Bahasa Arab ( Nahwu & Shorof ) Th 1998 – 2001. 2. Tim Da’I / Mubaligh Yayasan NIDAUL FITRAH Surabaya Th. 2001-2002 3. Bisnis Pulsa, HP, accecoris th dll 2002-2007. Di Pekalongan Jateng 4. Jualan Mebel ( Bantu Saudara & ortu ) th. 2006 5. Karyawan Pabrik Meubel “MBM” Pandaan-Pasuruan, April-Mei 2007 6. Marketing Kavling Tanah siap bangun, Milik Baitul Maal Hidayatullah ( BMH ) Malang di Lawang. Mei-Desember 2007. sesuai target 8 bulan habis 47 Kavling 7. Januari 2008 - Februari 2010 Marketing, Fundrising & Team Da’I BMH Malang 8. November 2009-Februari 2010 Unit Usaha, Koperasi Karyawan & Team Da’I BMH Malang 9. Distributor/Agen/Member jaringan bisnis Makanan Organik Melilea Internasional. Sejak Desember 2007. beberapa kali training di Jakarta, dan tourfund di/ke Malaysia, 5 – 9 desember : 5 Desember 2009 : Pesawat Airline, Jakarta-Kuala Lumpur (LCCT) 6 Desember 2009 : Hotel Cititel MID Valley Hotel Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur 7 Desember 2009 : Genting Highland Kuala Lumpur 8 Desember 2009 : Genting Highland Fullday Tour 9 Desember 2009 : Genting highland ke Jakarta 10. Th. 2010 Mulai bulan Juni, di Lembaga Zakat), yang bermitra dengan Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Dhuafa Jakarta. Sampai Desember 2012 http://baitulmaalassalam.wordpress.com 11. Januari- Maret 2013 di Jaringan Magistra goup/ Langit tujuh group. Pimpinan DR.H.Imam Muhajirin Elfahmi, SH, SPd, MM. April 2013 di www.bmh.or.id Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) BMH Malang. Web. http://www.bmhberbagisenyum.blogspot.com/ http://bmhdakwah.blogspot.com/2013/07/ Kegiatan Sosial : Sejak Juni 2010- maret 2013 : Tinggal di Yayasan Ulil Abshor. Ikut mendampingi anak2 panti asuhan ulil abshor. Demikian sekilas riwayat hidup / cv kami. Untuk menjadi tambah kuatnya silaturrahim, dan pertemanan. SALAM Hormat……… Makinuddin, Email / facebook : makin.udin@yahoo.co.id, akun fb saya yang kedua ini atas nama : "makinuddin Ihsan" email akun FB ke-2 : makin.udin70@yahoo.com https://catatanmakinudin.wordpress.com update per Senin, 25 Mei 2014
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s