Wawancara Mahfud MD (1) Secara fisik saya tidak pantas jadi presiden

 

Reporter : Alwan Ridha Ramdani, Arbi Sumandoyo

Jumat, 26 April 2013 07:00:00

Mantan Ketua Mahkamah Konstitutsi Mohamad Mahfud MD. (merdeka.com/arie basuki)

1
 

 

Mohammad Mahfud MD memilih tidak meneruskan jabatannya sebagai ketua Mahkamah Konstitusi. Padahal, dia bisa melanjutkan posisinya yang selesai akhir bulan lalu. Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah meminta hal itu.

Namun Mahfud lebih tertarik mempersiapkan diri untuk menjadi presiden pada pemilihan umum tahun depan. Namun dia masih sungkan menyebut partai pengusung. “Syaratnya secara formal memang harus lewat partai. Sekarang terbuka pintu bagi saya untuk masuk ke partai politik,” katanya di sebuah rumah di bilangan Menteng Pegangsaan, Jakarta Pusat, Jumat pekan lalu.

Dia menyebut rumah dua lantai itu sebagai kantor pemantau media bagi dirinya. Sejumlah wartawan sudah menunggu lelaki kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur, ini ketika dia tiba dengan sedan Mercedes keluaran terbaru. Kata seorang asistennya, mobil mewah itu pemberian pengusaha Madura mengagumi Mahfud.

Sejak menjadi orang bebas, Mahfud sudah berkeliling kota memenuhi undangan banyak pihak. Awal pekan lalu saja, dia menjadi pembicara di Sidoarjo, Jawa Timur, bersama sejumlah tokoh Nahdhatul Ulama.

MD di belakang namanya bukan gelar, namun singkatan dari nama ayahnya Mahmodin. MD itu sudah melekat sejak dia sekolah PGAN. Di kelas satu ada tiga murid bernama Mohamad Mahfud. Wali kelas akhirnya meminta tiap Mohamad Mahfud menambah nama bapak di belakang nama masing-masing.

Karena dianggap tidak keren, dia menyingkat nama ayahnya itu menjadi MD. Tapi lupa dia lupa menghapus singkata MD di belakang namanya saat meneken ijazah PGAN. Sehingga terbawa terus hingga kini.

Berikut penuturan Mahfud kepada Alwan Ridha Ramdani, Arbi Sumandoyo, dan Faisal Assegaf dari merdeka.com dalam sebuah wawancara khusus.

Anda memutuskan tidak meneruskan jabatan di Mahkamah Konstitusi buat persiapan menjadi calon presiden?

Mungkin akibat saja, bukan itu tujuannya. Saya sendiri merasa saya harus berhenti di terminal satu. Memang saya bisa melanjutkan kalau mau seperti Pak Akil (Akil Mochtar, ketua Mahkamah Konstitusi sekarang) bisa melanjutkan. Tetapi saya sejak awal mengatakan tidak akan melanjutkan karena puncak prestasi saya di MK sudah tercapai. Membuat MK baik, bersih. Lebih bagus yang lebih muda melanjutkan agar itu bisa bertahan.

Kedua, saya harus berterus terang ingin membuat hubungan MK dan DPR lebih harmonis. Selama saya memimpin, orang DPR tidak begitu suka dengan gebrakan-gebrakan saya. Kalau saya keluar akan lebih harmonis dan MK bakal tetap pada posisinya sebagai lembaga kredibel. Kalau diteruskan akan terjadi konflik politik, ini tidak bagus. Itu sebabnya saya menyatakan berhenti.

Kemudian sekarang muncul peluang untuk bicara lebih bebas soal pencalonan presiden, itu konsekuensi bukan tujuan.

Berarti Anda serius mau jadi presiden?

Saya serius menyatakan saya bersedia. Saya tidak pernah menyatakan saya akan mencalonkan diri. Tetapi serius saya bersedia menjadi calon kalau prasyarat untuk menjadi menjadi calon itu memang sudah dipenuhi.

Menurut saya, prasyarat itu saat ini sudah dipenuhi karena prasyarat itu adalah dukungan rakyat. Dukungan rakyat ditandai oleh survei dan survei menunjukkan saya layak bukan dari satu lembaga survei. Lebih dari lima lembaga survei kredibel selalu memasukkan saya di elite lima besar. Pernah menjadi nomor satu, dua, lalu tiga, dan menjadi satu lagi, artinya selalu beredar di lima besar.

Kemudian, prasyarat berikutnya adalah dukungan para pengamat di media massa. Lebih banyak yang memberikan penilaian positif dan mendorong saya maju. Ketiga, pernyataan di luar survei. Dukungan-dukungan dari berbagai pondok pesantren, LSM, kampus-kampus. Semua prasyarat awal sudah terpenuhi.

Jadi Anda merasa panas menjadi presiden?

Saya adalah orang tahu diri. Menurut saya, yang harus menjadi presiden Indonesia itu adalah orang hebat secara fisik, akademis, dan moral. Hebat secara fisik itu ada di Soekarno, Soeharto, dan SBY. Orangnya gagah, ganteng, pinter.

Saya juga mencoba mengaca juga. Saya tidak segagah Soekarno, tidak seganteng SBY dan Soeharto. Saya kira-kira tidak pantas. Tetapi ketika saya melihat calon lain, sama-sama tidak sehebat Soekarno, Soeharto, dan seganteng SBY. Sehingga kalau begitu nggak apa-apa (saya menjadi calon presiden) karena calon calon sekarang ini tidak ada yang meyakinkan, artinya kelasnya sama saja. Tinggal nanti rakyat menilai.

Apakah sudah ada partai mendukung?

Yang saya katakan itu prasyarat karena dukungan rakyat sudah nyata. Nyata itu dari survei, dukungan terbuka, dari pernyataan pengamat di media massa. Syaratnya secara formal memang harus lewat parpol. Sekarang terbuka pintu bagi saya masuk ke partai politik.

Misalnya, Partai Demokrat akan membuka primary election mengundang orang-orang untuk ikut. PPP yang akan membuat konvensi calon presiden. Saya lebih setuju primary election karena yang menentukan adalah rakyat melalui survei atau pemilihan elektoral menentukan. Yang menang di situ, menang di partai.

Tetapi kalau konvensi itu yang menentukan adalah pengurus cabang, pengurus wilayah. Itu rawan disuap. Seperti yang sudah-sudah. Rakernas saja dibeli agar cabang menyampaikan aspirasi. Apalagi kalau konvensi. Tetapi bagi saya, dua-duanya terbuka. Lalu ketiga, ada partai sejak awal mau mengusung saya asal saya bersama partai itu.

Biodata

Nama:
Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H. S.U.

Tempat dan Tanggal Lahir:
Sampang, Madura, 13 Mei 1957

Pendidikan:
Madrasah Ibtidaiyah di Pondok Pesantren Al Mardhiyyah, Waru, Pamekasan, Madura.
SD Negeri Waru Pamekasan, Madura.
Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN), Madura
Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN), Yogyakarta.
S-1 Fakultas Hukum, Jurusan Hukum Tata Negara, Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta.
S-1 Fakultas Sastra dan Kebudayaan, Jurusan Sastra Arab, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
S-2 Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
S-3 Ilmu Hukum Tata Negara, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Karier:
Ketua Mahkamah Konstitusi (2008-2013)
Anggota DPR RI (2004-2008)
Menteri Pertahanan (2000-2001)
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Universitas Islam Indonesia (2010-sekarang)
Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) (2013-sekarang)

[fas]

Tentang interpreneur 2012

Curiculum Vite / Ikhtisar Riwayat Hidup Nama Lengkap : Makinuddin Nama Panggilan : Makin Alamat rumah tinggal : Jl. Gotongroyong RT04 RW02 Jetakngasri MulyoAgung-Dau- Malang Alamat KTP : Jl. KH. Hasyim Asy’ari VI/1386. RT 06 RW 05 Kauman Klojen-Malang Telp & HP : 0877.5961.0020/ 0852-3496-4872 & 0341-8441973 Nama Orang tua : Moch. Ihsan (Alm) & Siti Halimah Alamat Orang tua : RT 03 RW 01 Juwah Siman Kepung-Kediri Susunan Keluwarga : Anak ke-6 dari 7 bersaudara : 1. Moch. Ishom,MPd 2. Miftakhurrohmah : Guru SDN Catak Gayam Mojowarno-Jombang 3. Nikmatur Rofi’ah : Guru TK di Kayen Lor Papar-Kediri 4. Moch. Imron,Drs : Guru MTS Nabatul Ulum Kediri. Pedagang 5. Tsamrotul Fiqoyah : Swasta di Kediri 6. Makinuddin : - 7. Ibnu Mundzir,SS : Guru PNS MAN Godang Legi, Dosen UIN-Malang Tempat, Tanggal lahir : Kediri, 01 November 1973 Bahasa yang di kuasai : Indonesia, jawa ngoko, Arab ( Membaca, sedikit lisan dan tulisan) Agama/Suku/Warga : Islam/Jawa/Warga Negara Indonesia NPWP : 25.427.693.4-652.000 No. K.T.P /dikeluarkan : 3573.020111.73 0006/pemkot Dati II Malang Maret 2009 No. S.I.M.C /dikeluarkan : 73111.525.0909/polresta Malang Oktober 2012 No. S.I.M.A /dikeluarkan : 73111.525.0922/polresta Malang Desember 2012 No. Paspor /dikeluarkan : T-966669 / Imigrasi Malang Oktober 2009 Status Pernikahan : Menikah, ( Istri: Miftakhul Karomah,SAg ) Dengan 4 anak: 1. Alif Abd. Rohim, 13 Oktober 2002, 2. Syifa Nazzila A., 15 Agustus 2003, kelas V SD ArRohmah Sumbersekar-Dau 3. Khilfa Wajihan A., 12 September 2004, kelas III SD Alam ArRohmah Putri Dau 4. Tudhia Zia Naura, Lahir 7 Desember 2008, TK-A ArRohmah Putri Dau No. Rekening Tabungan : BCA Dinoyo : 3150753987 BMI ( Muamalat ) : 0223102477 Kendaraan yg dipakai : Suzuki smash FK110 SDK6, AG-6758 DH. Th.2006 – 2012, Kendaraan Sekarang: TVS(NEO 110) N5931JJ Kesehatan : Baik, tidak buta warna dan tidak cacat fisik. Golongan darah : - Tinggi/Berat : 164/ Pengalaman Kerja : 1. Guru Prifat : Pondok Pesantren Mahasiswa ( Pesma ) Al- Istiqomah da. Joyoraharjo Lowokwaru Malang. Mata pelajaran Bahasa Arab ( Nahwu & Shorof ) Th 1998 – 2001. 2. Tim Da’I / Mubaligh Yayasan NIDAUL FITRAH Surabaya Th. 2001-2002 3. Bisnis Pulsa, HP, accecoris th dll 2002-2007. Di Pekalongan Jateng 4. Jualan Mebel ( Bantu Saudara & ortu ) th. 2006 5. Karyawan Pabrik Meubel “MBM” Pandaan-Pasuruan, April-Mei 2007 6. Marketing Kavling Tanah siap bangun, Milik Baitul Maal Hidayatullah ( BMH ) Malang di Lawang. Mei-Desember 2007. sesuai target 8 bulan habis 47 Kavling 7. Januari 2008 - Februari 2010 Marketing, Fundrising & Team Da’I BMH Malang 8. November 2009-Februari 2010 Unit Usaha, Koperasi Karyawan & Team Da’I BMH Malang 9. Distributor/Agen/Member jaringan bisnis Makanan Organik Melilea Internasional. Sejak Desember 2007. beberapa kali training di Jakarta, dan tourfund di/ke Malaysia, 5 – 9 desember : 5 Desember 2009 : Pesawat Airline, Jakarta-Kuala Lumpur (LCCT) 6 Desember 2009 : Hotel Cititel MID Valley Hotel Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur 7 Desember 2009 : Genting Highland Kuala Lumpur 8 Desember 2009 : Genting Highland Fullday Tour 9 Desember 2009 : Genting highland ke Jakarta 10. Th. 2010 Mulai bulan Juni, di Lembaga Zakat), yang bermitra dengan Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Dhuafa Jakarta. Sampai Desember 2012 http://baitulmaalassalam.wordpress.com 11. Januari- Maret 2013 di Jaringan Magistra goup/ Langit tujuh group. Pimpinan DR.H.Imam Muhajirin Elfahmi, SH, SPd, MM. April 2013 di www.bmh.or.id Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) BMH Malang. Web. http://www.bmhberbagisenyum.blogspot.com/ http://bmhdakwah.blogspot.com/2013/07/ Kegiatan Sosial : Sejak Juni 2010- maret 2013 : Tinggal di Yayasan Ulil Abshor. Ikut mendampingi anak2 panti asuhan ulil abshor. Demikian sekilas riwayat hidup / cv kami. Untuk menjadi tambah kuatnya silaturrahim, dan pertemanan. SALAM Hormat……… Makinuddin, Email / facebook : makin.udin@yahoo.co.id, akun fb saya yang kedua ini atas nama : "makinuddin Ihsan" email akun FB ke-2 : makin.udin70@yahoo.com https://catatanmakinudin.wordpress.com update per Senin, 25 Mei 2014
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s